Framer vs. Figma: Manakah yang Terbaik untuk Designers?

4 December 2023

Penulis Shafa Salsabila (Web UI/UX Designer)

Editor Jessica Patricia (Copywriter)

Framer vs. Figma: Manakah yang Terbaik untuk Designers?

Evolusi alat UI/UX Design yang cepat dapat membuat pekerjaan lebih mudah dan menciptakan desain yang menarik. Framer dan Figma menjadi dua alat desain yang unggul sebagai sebuah alat UI/UX Design. Manakah yang lebih baik?

Apa Kegunaan Framer?

Framer.png

Framer merupakan alat desain untuk membuat website dan prototype. Framer juga dikenal sebagai alat pembuat situs web AI sekali klik. Pada dasarnya Framer merupakan alat desain untuk membuat prototype menggunakan kode yang berkembang menjadi alat terintegrasi untuk membuat website. Tidak hanya menyediakan desain GUI dan prototype, Framer juga menyediakan CMS (Content Management System) dan layanan hosting. Dapat dikatakan Framer kini telah berkembang menggunakan teknologi AI.

Framer dapat memudahkan programmer dalam mengembangkan website agar sesuai dengan UI/UX Design yang telah dibuat. Versi Framer kini juga bersifat kolaboratif sehingga memungkinkan seluruh tim untuk mengerjakan project yang sama dan menyerahkan desain dari kanvas langsung ke produksi.

Apa Kegunaan Figma?

fiqma.png

Tidak jauh berbeda dengan Framer, Figma merupakan alat desai berbasis cloud untuk membuat desain prototype. Rangkaian fitur pada Figma berfokus pada penggunaan dalam desain UI (User Interface) dan UX (User Experience) dengan penekanan pada kolaborasi secara real-time. Untuk mendukung fungsionalitas dan mempercepat alur pekerjaan, Figma didukung oleh komunitas desainer dan beberapa plugin yang sangat bermanfaat.

Setiap orang dapat menggunakan Figma secara gratis sehingga siapapun dapat melakukan proses desain tanpa mengeluarkan biaya. Selain itu juga Figma menyediakan fasilitas “Figma for Education” yang memungkinkan pelajar menggunakan Figma tanpa batas. Hal ini tentu dapat membantu pelajar yang ingin memperdalam minat dalam bidang desain.

Persamaan Framer dan Figma

Pada dasarnya, Figma dan Framer memiliki kemiripan dari segi fitur dan output yang dihasilkan. Berikut ini merupakan beberapa kesamaan antara Framer dan Figma:

  • Mengakses Prototype
    prototype.png
    Framer dan Figma keduanya menawarkan kualitas prototype yang tinggi. Figma dapat memungkinkan desainer untuk melihat pratinjau dari prototype yang sudah dibuat, menguji animasi, melakukan presentasi menggunakan slide, dan menjalankan uji kegunaan bersama tim. Framer juga memberikan fitur yang berguna untuk menambahkan validasi cepat melalui review panel.
  • Kontrol Pengguna
    pengguna.png
    Framer dan Figma menyediakan kontrol pengguna yang inovatif sehingga memungkinkan berbagai quick action supaya pekerjaan lebih efisien. Beberapa quick action yang berguna, antara lain:
    • Menyalin, menyimpan, dan melakukan ekspor
    • Menjalankan plugin
    • Menambahkan dan melihat komentar
    • Memperbesar frame
    • Melihat dan menyesuaikan pengaturan dorongan
    • Penggaris, kisi, dan kursor multiplayer
  • Kecepatan
    Framer maupun Figma memiliki kecepatan yang baik walaupun Figma sedikit lebih cepat. Dengan kecepatan yang dimiliki, kedua alat desain untuk dapat digunakan pada hardware yang lemah.

Perbedaan Framer dan Figma

Meskipun memiliki banyak kesamaan, Figma dan Framer juga memiliki perbedaan yang dapat menjadi pertimbangkan desainer untuk memilih salah satu diantara keduanya. Perbedaan tersebut yaitu kompatibilitas file.

Saat menggunakan perangkat lunak penting untuk memeriksa kompatibilitas file karena hal ini akan berpengaruh untuk mengantisipasi anggota tim yang mungkin menggunakan platform yang berbeda dengan desainer. Framer tidak dapat mendukung Figma sehingga kini Figma menjadi plugin yang harus diunduh secara terpisah. Namun meskipun tidak mendukung Figma, desainer dapat menggunakan plugin Framer secara resmi untuk menyalin layer Figma dan menempelkannya pada Framer.

Framer Tutorial: Importing from Figma / From Figma to HTML in seconds

Sayangnya hal tersebut tidak dapat dilakukan sebaliknya yaitu mengimpor Framer ke Figma. Berdasarkan hal tersebut, desainer disarankan tidak menggunakan kedua alat desain tersebut bersamaan untuk menghindari masalah kompatibilitas yang cukup rumit.

Perbandingan Framer dan Figma

  • Mudah
    shutterstock_2186333601.jpg
    Figma yang berorientasi pada tugas sangat nyaman digunakan karena memiliki quick action dan beberapa fitur bawaan yang membuat hasil desain lebih berkualitas. 
    Berikut merupakan beberapa contoh untuk memperlihatkan kemudahan yang disediakan oleh Figma maupun Framer:
    • Menyembunyikan Komponen dengan Tombol Delete
      Meskipun bukan pada komponen master dan hanya sebagai instance, Figma dapat menyembunyikan beberapa bagian dalam komponen tersebut dengan tombol Del ke instance sebagai “hide”. Sementara itu, Framer menawarkan opsi “hide” di menu klik kanan.
    • Seleksi Warna
      Figma dapat melakukan pemilihan warna dari frame level sehingga memudahkan desainer dalam mengganti beberapa warna sekaligus dalam satu frame.
    • Konfigurasi Teks yang Mudah
      Figma memiliki fitur konfigurasi yang mudah dipahami mulai dari mengatur spasi paragraf, lebar dan tinggi otomatis, dan lainnya.
  • Code Generation
    code generation.png
    Framer dapat menghasilkan kode dengan mengimpor layar UI. Figma juga baru-baru ini menawarkan Developer Mode untuk memudahkan developer menghasilkan kode. Sehingga dalam hal code generation baik Framer maupun Figma tidak jauh berbeda.
    Sumber: Dev Mode: Design-to-Development | Figma
  • Extension
    extension.png
    Figma menawarkan beberapa plugin yang bisa digunakan untuk memberi fitur tambahan dan memudahkan desainer dalam melakukan tugasnya. Sementara Framer hanya memiliki beberapa plugin yang sudah menjadi bawaan ketika mengunduh.
  • Harga
    harga.png
    Meskipun keduanya memberikan layanan gratis pada penggunanya, Framer dan Figma juga menawarkan layanan premium. Figma menentukan harga premium sebesar $12 perbulan untuk paket profesional dan $45 untuk paket organisasi. Sementara itu Framer mengenakan biaya $15 dan $25 perbulan untuk situs dasar dan paket situs pro masing-masing.
  • Dukungan kepada Pelanggan
    Ulasan pengguna menilai Figma dengan peringkat 8.7/10 dan Framer pada peringkat 8.3/10. Perbandingan ini kurang sesuai karena Figma memiliki 308 tanggapan dalam ulasan sementara Framer hanya memiliki 26 tanggapan.

Lebih Mudah Mempelajari Figma atau Framer?

Framer cenderung lebih mudah dipelajari dibandingkan Figma. Banyak video kursus kilat yang membahas dasar-dasar Framer. Selain itu, Framer memberikan panduan praktis dan tur aplikasi setelah melakukan pendaftaran.

Kinerja Framer dan Figma

  • Melihat Prototype
    prototype-1.png
    Framer jelas unggul dalam hal ini karena memiliki pratinjau yang dapat diakses perancang sehingga memudahkan untuk melakukan validasi terhadap desain secara realtime. Selain itu juga karena Framer mengembangkan kode QR yang dapat dibuka oleh anggota lain dengan cepat.
  • Berkolaborasi dengan Tim
    Figma memiliki kemampuan lebih baik dalam hal-hal produktivitas. Beberapa hal yang mendukung kolaborasi tersebut antara lain:
    • Mode Observasi
      Dapat melihat anggota lain saat menavigasi project.
    • Mode Multi Pemain
      Memungkinkan beberapa orang bekerja di library yang sama.
    • Riwayat versi
      Memberi tahu riwayat yang dilakukan anggota tim seperti melakukan edit, hapus, dan sebagainya.
      berkolaborasi.png
  • Sebagai Handoff Pengembang

Terdapat plugin otomatis bernama Buzzy pada Figma. Sementara, Framer tidak memiliki fitur yang serupa sehingga akan membuat handoff pengembang lebih sulit.

Pro dan Kontra

FigmaFramer 
Pro
  • Dapat membuat kode
  • Harga lebih terjangkau
  • Dukungan pelanggan yang baik
  • Handoff developer lebih mudah
  • Lebih cepat
  • Dapat diakses oleh beberapa perangkat
  • Mudah dipahami & digunakan
  • Kontrol pengguna inovatif
  • Mendukung fitur kolaboratif
Kontra
  • Akses telepon selular terbatas (hanya comment dan view)
  • Sulit dipelajari
  • Tidak mendukung Framer
  • Fitur kolaboratif kurang canggih
  • Tidak ada pembuatan kode
  • Harga lebih tinggi
  • Dukungan pelanggan kurang berkesan
  • Tidak mendukung Figma
  • Handoff pengembang sulit

Dari beberapa uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa Figma lebih baik dibandingkan Framer karena memiliki banyak fitur dan kompatibilitas yang baik serta layanan pelanggan yang berkesan. Desainer dapat memilih penggunaan Framer maupun Figma tergantung pada prioritas masing-masing.

Sebagai seorang designer, penting untuk membuat tampilan website/mobile yang menarik. Dalam pembuatan design website atau mobile, Suitmedia Digital Agency dapat membantu Anda dalam pengembangan design yang efektif dan memberikan UI/UX yang interaktif bagi para pengguna. PT Suitmedia Kreasi Indonesia hadir untuk transformasi digital pada bisnis Anda dalam strategi, pengembangan produk, dan komunikasi kreatif. Yuk, mulai project desain Anda bersama Suitmedia!

Related Articles