Menurut Google reports, ponsel saat ini menjadi alat nomor satu yang digunakan orang-orang untuk membantu seluruh proses perjalanan. Mulai dari pemesanan tiket pesawat, pemesanan hotel, dan akomodasi lainnya yang diperlukan untuk kebutuhan perjalanan. Mari kita gali lebih dalam tentang bagaimana mobile technology mempengaruhi travelling experiences.
Bagaimana mobile technology memperkenalkan online travel shopping ke dunia
Berkat mobile technology, setiap kebutuhan perjalanan masyarakat seperti merencanakan perjalanan serta segala aktivitas ketika dan setelah perjalanan, dapat dilakukan dengan efektif. Masyarakat cenderung mencari informasi terkait perjalanannya menggunakan mobile devices, karena lebih cepat dan mendukung mobilitas masyarakat yang tinggi.
Mobile devices dapat digunakan untuk mencari alternatif tujuan seperti restoran, tempat wisata, jadwal penerbangan dan pemesanan akomodasi, termasuk adanya diskon harga berkala di waktu tertentu. Selama perjalanan, mobile devices membuat perjalanan jauh lebih mudah karena dapat check-in untuk penerbangan dan hotel melalui ponsel, menggunakan GPS dan kamus untuk membantu bertahan hidup di daerah asing, menyewa mobil untuk bepergian, dan menyimpan kenangan melalui kamera ponsel.
Bagaimana OTA (Online Travel Agencies) dapat memanfaatkan tren digital untuk pertumbuhan bisnis mereka
Agar tetap kompetitif di dunia digital, OTA (Online Travel Agencies) harus mempertimbangkan untuk mengembangkan fitur yang dapat menjadikan platformnya sebagai aplikasi yang lengkap untuk membantu pengguna pada tiga tahap perjalanan (planning, during, and after). OTA seharusnya tidak hanya menyediakan platform bagi orang-orang untuk memesan penerbangan atau hotel saja, tetapi juga sesuatu yang sangat holistik sehingga dapat mencakup seluruh kebutuhan perjalanan dari A hingga Z.
Jika ini berjalan dengan baik, platform OTA dapat menjadi pilihan nomor satu bagi pengguna untuk menemani mereka dalam perjalanan, serta membantu merencanakan dan mempersiapkan semuanya. Bisakah Anda bayangkan betapa serbagunanya jika semua yang Anda butuhkan untuk perjalanan disediakan hanya dalam satu platform?
Bagaimana hotel dan maskapai penerbangan dapat mengubah pelanggan OTA mereka menjadi direct bookers
Pelanggan OTA mungkin datang tanpa henti berkat internet, tetapi tetap saja pelanggan memesan layanan melalui agen pihak ketiga. Sekarang, bagaimana hotel dan maskapai mengubah pelanggan OTA ini menjadi direct bookers? Simak tips-tips berikut ini.
- Bangun situs web yang bagus
Situs web yang bagus, terutama yang dioptimalkan untuk ponsel, akan membuat pelanggan terus berdatangan. Website seharusnya sudah memiliki fitur booking, dimana pengguna dapat memesan hotel atau penerbangan secara langsung. Tak ketinggalan, penawaran harga yang menarik untuk pelanggan. - Personalisasi
Tawarkan personalisasi kepada pelanggan berdasarkan aktivitas historis mereka di platform OTA. Dengan cara ini, akan lebih mudah untuk memenuhi kebutuhan mereka yang sebenarnya. - Gunakan digital marketing
Gunakan digital marketing campaign atau iklan berbayar yang mempromosikan dan menawarkannya ke platform lain seperti social media, game, atau media lainnya. Dengan melakukan ini, platform OTA bisa memberikan bantuan besar pada business exposures.
Untuk mendapatkan direct bookers maka hotel ataupun maskapai harus melakukan web development pada situs mereka. Sehingga dapat menarik lebih banyak pelanggan. Hal ini juga dapat lebih mudah dilakukan apabila hotel ataupun maskapai bekerja sama dengan digital agency dalam pengembangannya.
Kesimpulannya, online travel shopping memang sudah menjadi fenomena global. Dengan bantuan mobile devices, semua hal terkait perjalanan kini dapat dilakukan dengan sentuhan ujung jari. Fenomena ini juga membantu sektor perhotelan dengan memberikan akses yang lebih mudah bagi pelanggan untuk mencari, memesan, dan membayar layanan yang ditawarkan oleh hotel dan maskapai penerbangan, menjadikannya solusi yang saling menguntungkan bagi semua orang.




