Persiapan Kunci Sebelum Meluncurkan Website Bisnis

27 February 2016

Penulis

Editor Editor

Persiapan Kunci Sebelum Meluncurkan Website Bisnis

HijUp.com, salah satu karya dari Suitmedia

 

Kemajuan teknologi saat ini membawa  banyak bisnis mengembangkan sayapnya ke ranah digital. Tidak bisa dipungkiri lagi, kini dunia digital sudah menjadi sebuah tren di masyarakat. Bahkan, bisa dibilang sebagai salah satu platform primadonanya dalam berbisnis. Pengembangan bisnis melalui platform digital pun beraneka ragam, salah satunya adalah mengembangkan identitas sebuah bisnis melalui sebuah laman website.

Banyaknya pelaku bisnis memasuki ranah digital bukannya tidak beralasan. Dari data yang dihimpun oleh eMarketer, memprediksi jumlah pengguna internet di negara-negara berkembang cenderung akan terus meningkat di tiap tahunnya. Untuk pengguna internet di Indonesia, pada tahun ini mencapai 102,8 juta pengguna dan tahun 2017 diperkirakan akan meningkat menjadi 112,6 juta pengguna.

Hal tersebut memberikan gambaran bahwa memiliki laman website bagi sebuah bisnis saat ini bisa dibilang menjadi suatu keharusan agar bisnis dapat terus berkembang dan bertahan di era digital ini. Namun bagi Anda pelaku bisnis yang siap meluncurkan sebuah laman website, ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan. Menurut Bobby selaku Head of Front-End Developer dari Suitmedia (Digital & IT Consultant), poin yang perlu diperhatikan tentu saja tampilan user interface (UI) website itu sendiri. Apakah sudah sesuai dengan desain awal dan apakah user interface (UI) tersebut sudah user friendly.

Biasanya, sebelum website diluncurkan harus dilakukan usability testing. Usability testing menjadi hal yang sering terlewatkan sebelum sebuah website diluncurkan kepada publik. Tujuannya, untuk memastikan bahwa website tersebut user friendly dan memiliki user experience yang bagus. Usability testing dilakukan oleh calonuser ataupun potensial user.

Prosesnya adalah dengan memanggil sample user dari 5-10 orang, lalu diberikan tugas untuk berinteraksi dengan website tersebut kemudian tiap user diukur seberapa cepat tugas itu diselesaikan. Prosesusability testing ini sangatlah penting dan tidak boleh dilewati karena website dibuat untuk user, bukan untukprogrammer. Meskipun website tersebut memiliki fungsi/fitur yang high-end namun apabila tidak user friendly, website itu bisa dikatakan rusak bahkan bisa dibilang gagal. Sudah siapkah website Anda?

Sumber : Marketeers

 

Related Articles